Berita

Rahasia Sehat di Trimester 1: Apa yang Harus Dilakukan Ibu Hamil?

Dipublikasikan pada: Senin, 03 Agustus 2026 | Dibaca: 190 kali

Rahasia Sehat di Trimester 1: Apa yang Harus Dilakukan Ibu Hamil?

Fase kehamilan merupakan tahapan yang penting, tidak hanya untuk ibu hamil namun juga untuk janin yang dikandung. Oleh karena itu, sangat penting untuk dapat menjaga kesehatan selama hamil. Apa saja yang harus dilakukan? Mari kita bahas lebih lanjut.

Masa kehamilan juga sering disebut dengan masa keemasan seorang ibu, karena pada fase ini seorang ibu sedang menjalani masa penantian kehadiran buah hatinya. Sangat penting untuk dapat menjaga kesehatan pada masa kehamilan agar pertumbuhan dan perkembangan janin juga dapat terjaga dengan baik.

 

Pengertian

Kehamilan adalah kondisi ketika seorang wanita mengandung janin di dalam rahimnya setelah terjadi pembuahan atau fertilisasi antara sel telur dan sel sperma. Setelah proses pembuahan, zigot akan berkembang menjadi embrio dan menempel pada dinding rahim. 

Setelah itu, embrio akan terus berkembang menjadi janin yang kemudian akan mengalami pertumbuhan selama kurang lebih 9 bulan. Setelah masa kehamilan, janin akan dilahirkan.

 

Trimester kehamilan

Pada masa kehamilan dapat terbagi menjadi 3 trimester. Trimester 1 merupakan masa awal pembentukan organ dan terjadi pada masa kehamilan 0-12 minggu. Trimester 2 merupakan fase pertumbuhan pesat janin dan ibu dapat mulai merasakan gerakan janin. Fase ini terjadi pada masa kehamilan 13-27 minggu.

Sedangkan trimester 3 merupakan tahapan dimana organ janin sedang melalui proses pematangan dan bersiap untuk proses persalinan. Trimester 3 ini terjadi pada masa kehamilan 28-40 minggu.

 

Tanda awal kehamilan

Tanda awal kehamilan bisa bervariasi pada setiap wanita. Tanda awal kehamilan adalah terlambat menstruasi, payudara terasa nyeri dan membengkak, mual dan muntah (morning sickness), sering buang air kecil, cepat lelah, perubahan suasana hati (mood swing), ngidam atau perubahan selera makan, hingga bercak darah (implantation bleeding).

Namun tanda kehamilan ini belum dapat memastikan seseorang sedang hamil atau tidak. Untuk dapat memastikannya dapat dengan pemeriksaan kehamilan dengan test pack maupun dengan USG dokter spesialis kandungan. Pada masa kehamilan, ibu hamil sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter atau bidan paling sedikit 6 kali.  

Pada saat hamil, ibu akan mengalami kenaikan berat badan dan hal tersebut sangatlah normal. Ibu hamil dapat mengalami kenaikan berat badan sekitar 5-18 kg sesuai dengan status gizi seorang ibu sebelum hamil.

Kenaikan berat badan pada ibu hamil berkaitan erat dengan pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya. Pada usia kehamilan 1-3 bulan, ukuran janin sekitar sebesar jeruk nipis pada akhir bulan ketiga. Pada usia kehamilan 4-6 bulan, ukuran janin sekitar sebesar jagung pada akhir bulan keenam. Pada usia kehamilan 7-9 bulan, ukuran janin sekitar sebesar semangka pada akhir bulan kesembilan.  

 

Apa yang harus dilakukan ibu hamil?

Jika sudah menemukan tanda dan gejala khas kehamilan, terlebih jika sudah melakukan pemeriksaan test pack, sangat penting untuk segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan jika sudah terlambat haid 1 minggu.

Pada ibu hamil, selain disarankan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care rutin (minimal 6 kali), sangat penting untuk dapat memenuhi kebutuhan gizi harian dengan konsumsi makanan dengan porsi yang lebih besar atau dengan frekuensi yang lebih sering. Selain itu, kebutuhan cairan juga harus terpenuhi.

Konsumsi kopi, teh dan minuman bersoda sangat penting untuk dibatasi pada masa kehamilan. Sedangkan untuk minuman beralkohol harus dihindari pada masa kehamilan. Hal yang sama juga harus dilakukan untuk kebiasaan merokok maupun paparan asap rokok.

Dokter juga akan menyarankan untuk konsumsi tablet tambah darah (TTD) maupun multivitamin pada masa kehamilan. Terkait dosis dan sediaan akan disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil. Oleh karena itu, sangat penting untuk dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Pada masa kehamilan, jika mengalami sakit tertentu, tidak disarankan untuk segera mengonsumsi obat. Sangat penting untuk mencoba dengan cara konvensional agar tidak membahayakan kehamilan. Tidak disarankan untuk konsumsi obat yang tidak diresepkan oleh dokter.  

Selain itu, sangat penting untuk dapat mengetahui tanda bahaya pada kehamilan. Ketika menemukan kecurigaan ke arah sana, sangat penting untuk segera melakukan pemeriksaan diri ke dokter.  

 

Kenapa antenatal care penting?

Pemeriksaan antenatal care pada masa kehamilan sangatlah penting untuk dapat mencegah masalah pada kehamilan. Upaya ini dilakukan untuk dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan janin, mempersiapkan ibu dan keluarga pada masa kehamilan, melahirkan hingga perawatan bayi baru lahir.

Antenatal care sangat penting untuk menjaga agar masa kehamilan dapat terjaga dengan baik, sehingga bayi dapat lahir cukup bulan pada usia kehamilan 38-40 minggu dengan berat badan minimal 2,5 kg dan panjang badan minimal 48 cm.

 

Trimester 1

Pada masa trimester 1, dimana masa kehamilan sekitar 1-3 bulan, merupakan tahapan penting untuk pembentukan bagian tubuh janin. Pada awal bulan pertama, ukuran janin sebesar biji beras. Pada akhir bulan ketiga, ukuran janin sudah sebesar jeruk nipis.

Pada masa ini, ibu akan mengalami gejala mual, muntah dan mudah lelah. Pada masa ini juga rentan terjadi keguguran. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan berkala dan pemantauan oleh dokter. Ibu juga dapat mengalami kenaikan berat badan sekitar 1-3 kg.

Pada bayi saat trimester 1 akan mengalami pertumbuhan, dari ukuran 0,64 cm menjadi sekitar 10 cm dengan berat sekitar 28 gram. Pada tahapan ini juga sudah mulai terbentuk berbagai bagian tubuh bayi, termasuk otak.

 

Apa yang harus dilakukan?

Pada trimester 1, ibu hamil harus minimal 1 kali melakukan pemeriksaan ke dokter, termasuk untuk pemeriksaan USG dan laboratorium lengkap. Ibu hamil juga sudah harus menyesuaikan pemenuhan kebutuhan gizi harian, dengan menyesuaikan porsi maupun frekuensi makan.

Ibu hamil pada trimester 1 dapat terbagi 3 kali makanan utama dan 2 kali makanan selingan. Sangat penting untuk menjaga komposisi makanan dengan gizi seimbang, baik sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, buah, lemak maupun gula.  

Hindari konsumsi garam berlebih, dengan maksimal 1 sendok teh per hari. Selain itu, konsumsi air putih sekitar 8-12 gelas per hari. Pada masa ini, dokter juga akan menyarankan konsumsi tablet tambah darah (TTD) maupun multivitamin. 

Perawatan ibu hamil

Ibu hamil sangat penting untuk dapat menjaga kebersihan tangan, diri dan lingkungan. Sangat penting untuk dapat istirahat yang cukup, tidur malam sekitar 6-7 jam dan tidur siang 1-2 jam dalam sehari.

Selama hamil, sangat penting untuk dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan janin dengan sering berinteraksi seperti berbicara dengan bayi dan menyentuh perut ibu. Hubungan seksual dapat dilakukan selama kondisi kehamilan sehat.

 

Tanda bahaya

Pada trimester 1, seringkali risiko keguguran ditemukan cukup tinggi. Oleh karena itu, sangat penting untuk dapat mengetahui tanda bahaya pada kehamilan trimester 1, seperti:  

  • Demam tinggi

  • Nyeri perut hebat

  • Mual dan muntah hebat

  • Perdarahan

  • Nyeri saat buang air kecil

  • Keputihan abnormal

  • Gatal pada area kemaluan

  • Batuk lama lebih dari 2 minggu

  • Diare berulang

  • Jantung berdebar

  • Nyeri dada

  • Sulit tidur

  • Cemas berlebih

Jika ibu hamil mengalami hal tersebut, sangat penting untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter agar dapat diketahui penyebabnya dan segera ditangani sebelum menimbulkan komplikasi.

 

Harus dihindari

Pada masa kehamilan, tidak disarankan untuk minum obat tanpa resep dokter, aktivitas terlalu berat, merokok, paparan asap rokok, minum alkohol, minum jamu, stres berlebih, jongkok terlalu lama, melompat, membungkuk tanpa pegangan, mengejan terlalu lama. 

Pada trimester 1, ibu hamil dapat melakukan latihan fisik seperti pemanasan, senam panggul, pendinginan dan peregangan. 

Tag terkait:

hamilibu hamil
Aksesibilitas